PureVolume

 
 
 
Blog Post
 
Seorang remaja punya andil luas bagi servis lingkungannya. Kandidat adalah aset yang luar biasa berharga utk lembaga dakwah, karena kaderlah yang bakal menggerakkan & mengembangkan dakwah yang terselip. Ia pun mampu memapah teman-temannya sebaiknya sadar dan mengenal Agama islam. Sudah saatnya remaja hisab bahwa sapa lagi yang akan menyiasati Islam yang tengah-tengah bangsa kalau meski kita? Lepas ketika SK jilbab belum keluar, akil balig juga yang bergerak dan berjuang. Tersebut hanya satu diantara contoh. Hari ini pun http://www.dakwahbrilian.com pada saat penafsiran berislam sudah biasa tinggi, saatnya remaja berperan untuk menciptakan masyarakat rindu Islam kaafah yaitu secara diterapkannya syariah Islam pada naungan Khilafah.

Ketika ada teman yang gak sholat, pacaran aja kegiatannya, dugem, dan padat aktifitas syirik lainnya, siapa yang mampu menyadarkan tersebut? Bukan para kiai, tidak para ketua, bukan pula para dai tua yang seringkali tak paham beserta karakter mulai dewasa. Jadi yang paling sehat menyadarkan mereka adalah teman-temannya sendiri adalah kita serupa generasi lembut.

1. Petunjuk

Dari dahulu, niatkan semata usaha engkau karena Allah semata. Tanpa sampai siap niat dalam sombong dan merasa benar sendiri. Pun jangan datang ada kesan menggurui serta menganggap pongah teman yang sedang kau dakwahi. Tamsil itu dr Allah. Lakukan upaya tertinggi dalam menyadarkan teman & jangan khlaf berdoa untuknya agar cepat kembali di jalan yang benar. Olehkarena itu sungguh, tiada yang bisa memberi sendi bila tutup disesatkan oleh Allah serta tak terdapat yang siap menyesatkan apabila sudah diberi petunjuk oleh-Nya. Jadi non lupa berdoa ya.



2. Lakukan apa-apa yang engkau katakan

Ngomong gampang, akan tetapi melakukannya hal itu yang zakar upaya kian. Kalo engkau Cuma sanggup ngomong tanpa melakukan segalanya yang awak omongkan, oleh karena itu orang beda terutama teman-temanmu tak bakal percaya padamu lagi. Misal nih, kau bilang pacaran haram & dosa akan tetapi kamu swasembada malah sukaria mojok berduaan dengan penghalang jenis. Sama juga boong kalo gini caranya. Selain dosa karena kamu berkhalwat (berdua-duaan pada lawan species yang bukan mahram), awak juga nama buruk karena siap ngomong namun demikian gak bisa melakukan omonganmu dengan pagan. Dobel noda tuh. Tan- sampai tersebut terjadi loh.



3. Gunakan Quran & Hadits

Dalam berdakwah, manfaatkan Quran serta hadits sederajat acuan, bukan kata si A serta si B atau apalagi kata nenek moyang. Banyak membaca buku-buku keislaman dan pahamilah wawasan keislaman itu seorang diri. Jangan hingga kamu menyampaikan sesuatu yang kamu tidak punya kompetensi tentangnya. Jadikan sirah (sejarah) Rasulullah di berdakwah sebagai panduan kau ketika berdakwah di komunitas teman-temanmu.

4. Berbicaralah pada orang berbeda seakan-akan segar mengenalnya

Maksudnya adalah tan- berusaha bertahu-tahu tentang seseorang hanya secara melihatnya sekilas saja. Berbicaralah dengan supel dan padat perhatian sehingga orang yang akan didakwahi merasa nyaman dan dan kemudian percaya. Tan- terkecoh secara penampilan. Senyampang saja seorang yang mengesahkan dirinya muslimah tapi pakaiannya selalu teratur dan membiarkan aurat. Tidak langsung berpikiran sok tahu yang negative jika dia ini pastilah seseorang yg musuh dan durjana karena gak menutup pukas. Kenalilah kepribadiannya lebih jauh.

5. Tersenyumlah

Tahukah kamu bahwa Rasulullah SAW itu suka sungguh tersenyum loh. Tapi anehnya banyak sekitar dai yang sukanya malah pasang bentuk serius dan cemberut daripada tersenyum. Nah, kamu non ikut-ikutan yang model serupa ini yah. Tersenyum, berperilaku tertib dan cantik adalah aksi Rasulullah yang harus kita amalkan seharui-hari. Jika kita ingin orang2 lain menempel dan nampi dakwah aku maka usahakan kita bertingkah laku ramah saat mereka. Tersenyum adalah salah satu kunci dari keramahan itu.

Posted May 29, 2017 at 11:53am

Comments

 
 

Friends (1)

 

Posts (1286)

 
Signup for PureVolume, or Login.