PureVolume

 
 
 
Blog Post
 

Stroke didefinisikan sebagai suatu kondisi yang terjadi ketika aliran darah ke daerah otak tiba-tiba terhambat. Terhentinya suplai darah di otak kemudian menyebabkan adanya serangkaian reaksi biokimia, yang beresiko merusak bahkan bisa jadi menghancurkan sel-sel syaraf di otak. Sebagaimana kita pahami, otak manusia berperan untuk mengendalikan seluruh bagian di tubuh kita. Dengan demikian, apabila terjadi kematian sel-sel otak, akibatnya tubuh kita terganggu.

Kita mengenal dua jenis utama stroke, yaitu stroke iskemik dan stroke hemoragik.

Stroke hemoragik terjadi ketika pembuluh darah di permukaan otak pecah dan mengisi ruang antara otak dan tengkorak dengan darah (subarachnoid hemorrhage) atau ketika arteri yang rusak di otak pecah dan mengisi jaringan sekitarnya dengan darah (pendarahan otak).

Adapun stroke iskemik adalah stroke yg dikarenakan bekuan darah atau trombus, yang mengakibatkan aliran darah menuju otak berhenti. Jika gumpalan darah yang berkumpul di suatu wilayah di tubuh kemudian terlepas hingga terbawa oleh darah, maka hal itu diistilahkan sebagai embolus. Gumpalan ini beresiko terbawa melalui aliran darah ke otak di mana ia dapat menyebabkan penyumbatan sehingga terjadi stroke iskemik.

MARI AWAS GEJALA STROKE

Serangan stroke dapat dikenali dengan munculnya tanda-tanda berikut:
Adanya gangguan pada sistem saraf pusat, yg bisa dikenali melalui penurunan fungsi sensorik, otot yang kaku, dan kelemahan otot (hemiplegia).
Gangguan terhadap batang otak, yg bisa dikenali melalui menurunnya kemampuan indra pengecap, indera pembau, indra pendengaran, dan indera penglihatan baik secara parsial maupun secara keseluruhan, berkurangnya kemampuan refleks, ekspresi wajah terganggu, nafas dan detak jantung yg terganggu, lidah lemah.
Terjadinya gangguan pada cerebral cortex, yang dapat dikenali dengan terjadinya aphasia, apraxia, daya ingat menurun, hemineglect, dan kebingungan.
Stroke adalah salah satu penyakit yang sangat ditakuti di dunia. Jika dulu penyakit stroke hanya terjadi pada manula, maka saat ini penyakit ini banyak pula diderita orang-orang yang berusia muda bahkan anak-anak. Di berbagai belahan dunia, penyakit ini menjadi salah satu penyebab kematian yang utama. Sekalipun nyawanya dapat terselamatkan, sering kali penderita mengalami lumpuh di anggota tubuhnya, kehilangan sebagian ingatan atau kemampuan bicaranya. Berbagai risetpun dilakukan untuk menemukan obat stroke yang ampuh dan aman. Bagaimanapun, memang bukan hal yg mudah menemukan obat dengan kriteria tersebut.

METODA PENGOBATAN STROKE ISKEMIK

Seperti telah disinggung sebelumnya, secara garis besar terdapat 2 jenis stroke: iskemik dan hemoragik. Karena memang penyebabnya berbeda, maka tentu saja cara pengobatan stroke iskemik dan stroke hemoragik berbeda pula. Artikel ini hanya akan membahas mengenai penanganan stroke iskemik.

Seperti pada pembahasan sebelumnya, stroke iskemik terjadi akibat cabang pembuluh darah mengalami penyumbatan oleh zat asing, yaitu bisa berupa kolesterol, gumpalan darah, udara, atau lainnya. Dengan demikian, obat stroke iskemik seharusnya mampu membersihkan pembuluh darah dari penyumbatan ini. Di antara tanaman yang memiliki khasiat membersihkan pembuluh darah adalah gingo biloba. Khasiat tanaman ginkgo biloba sebagai pembersih pembuluh darah telah diakui dunia sejak ribuan tahun, dan saat ini banyak dipergunakan sebagai bahan baku obat herbal pembersih darah atau bahkan obat stroke. Saat ini, banyak produk obat stroke alami yang beredar di pasaran, namun kita perlu memperhatikan seberapa besar efektifitasnya. Bila kita salah memilih, dikhawatirkan bukan kesembuhan yang didapatkan, malah kondisi pasien menjadi semakin berat.

Posted Jan 04, 2014 at 11:15pm

Comments

 
 
Advertisement

Posts (1)

 
Signup for PureVolume, or Login.