PureVolume

 
 
 
Blog Post
 
Orbiter dan robot rover kami juga telah dikirim ke sana. Namun, NASA tidak mengklaim bahwa bulan-bulan tersebut memiliki kelayakan untuk ditinggali manusia.

Jadi, jika metode 'penyulingan' air ini terbukti bisa digunakan, para astronot atau manusia yang berlibur di Mars tidak usah pusing mengandalkan solar panel untuk bisa meminum air.

"Berbeda dengan bulan-bulan yang 'berair' tersebut, adanya air di Mars merupakan perihal berbeda karena keberadaan Mars dekat dengan Bumi. Perklorat itu membentuk garis-garis di lereng Mars selama musim hangat planet ketika suhu naik di atas -10 derajat Fahrenheit. Di temperatur yang tempat wisata indah di indonesia - www.wisatanegeri.com begitu rendah, air tersebut bisa disimpan dan diproses dengan metode reverse electrolysisuntuk menciptakan daya listrik, yang mana dapat memanaskan air tersebut untuk dapat diminum," lanjutnya.

Sebelumnya, instrumen pencitraan milik NASA, Mars Reconnaissance Orbiter, menemukan bukti kandungan air dengan mengidentifikasi bukti mineral terhidrasi yang disebut perklorat, yang telah membentuk garis-garis di lereng di permukaan Mars.

Secara ilmiah, kandungan air yang berada di Mars dengan Bumi sebenarnya berbeda. Bahkan, seorang engineer NASA yang terlibat di proyek penelitian Planet Mars mengungkap bahwa Badan Antariksa Amerika Serikat itu akan menjadikan Mars sebagai objek liburan luar angkasa.

"Air yang ada di Mars sebetulnya bisa dikonsumsi. Namun kandungan air tersebut harus dipilah menjadi beberapa elemen yang bersifat konstituen, seperti hidrogen dan oksigen. Namun, engineer tersebut melanjutkan, bukan berarti air yang ada di Mars tidak bisa diminum.

Mars memang bukan satu-satunya planet yang memiliki kandungan air di dalam permukaannya. Garis-garis itu disebut recurring slope lineae (RSL), yang kemudian menghilang selama musim dingin. "Temuan tersebut bersifat faktual, implikasinya begitu masif. Fakta bahwa Mars memiliki air mengubah pandangan semua orang yang mana sebelumnya Mars tidak bisa dihuni, kini bisa jadi akan disinggahi umat manusia, bahkan untuk liburan sekalipun," imbuhnya.

(Jek/Dew)

Beberapa perklorat dapat menjaga air dari pembekuan, bahkan pada suhu sedingin -94 derajat Fahrenheit. Beberapa bulan Planet di tata surya pun memiliki kandungan air, seperti Europa, bulan milik Planet Jupiter; Enceladus, bulan milik planet Saturnus; dan beberapa bulan lainnya seperti Ganymede, Callisto, dan Titan. Kami sangat yakin dalam satu atau dua dekade lagi, Mars akan menjadi satu planet yang diimpikan manusia untuk disinggahi," tambahnya.. Kami pun terus mengusut planet tersebut untuk lebih memastikan apakah memang nantinya bisa dihuni.

Liputan6.com, California - Ditemukannya kandungan air di Planet Mars ternyata membuka peluang untuk tinggal di planet tersebut.

Menurut informasi yang dikutip dari laman Press Examiner, Sabtu (3/10/2015), engineer yang tidak disebutkan namanya ini menjelaskan bahwa ditemukannya air di Mars bukanlah sebuah rumor atau spekulasi

Posted Nov 12, 2015 at 8:36am

Comments

 
 

Posts (5)

 
Signup for PureVolume, or Login.